Sambal hijau atau yang dalam bahasa Minang dikenal sebagai “lado mudo” ini bukan sekadar pelengkap makanan biasa, melainkan sebuah karya seni kuliner yang menggabungkan kesegaran cabai hijau dengan teknik pengolahan tradisional yang telah diwariskan turun-temurun oleh masyarakat Minangkabau.






